img
SITUS RESMI DPRD KABUPATEN BANDUNG

Breaking News

Selesai KKN, Puluhan Mahasiswa Uninus Audensi dengan Pimpinan DPRD

Sebanyak 47 mahasiswa jurusan komunikasi Universitas Nusantara (Uninus) Bandung, melakukan audensi dengan pimpinan DPRD Kabupaten Bandung.

Mereka diterima Ketua Sementara, H. Yanto Setianto,  yang didampingi sejumlah ketua fraksi, di Gedung Paripurna DPRD Kabupaten Bandung,  Soreang, Kamis (12/9-2019).

Dalam kesempatan itu, H. Yanto  menyampaikan Kabupaten Bandung memiliki 270 desa dan 10 kelurahan, 31 kecamatan. Anggota DPRD Kabupaten Bandung, saat ini berjumlah 55 anggota, 8 fraksi. Daerah pemilihan (Dapil) berjumlah 7 dapil.

"Dari tujuh dapil itu, berkumpul di dewan untuk menjalankan tugas dan fungsi sebagai dewan, yaitu melaksanakan fungsi penganggaran, yaitu melakukan pengolahan anggaran APBD, kemudian fungsi legislasi yaitu untuk membuat peraturan daerah (Perda). 

"Sebelum Pemda membuat Perda, dibahas terlebih duhulu di dewan, sehingga Perda tidak memberatkan masyarakat. Misalnya tentang tarif parkir, pemda mengajukan tarif Rp2.000, agar tidak memberatkan masyarakat dewan meminta tarifnya diturunkan sudah saja 500 rupiah misalkan, itu salah satu fungsinya wakil rakyat," jelas Yanto. Ke tiga, tutur Yanto,  dewan melaksanakan fungsi bidang pengawasan.

"Misalkan di lapangan ada permasalahan KTP bisa difasilitasi dewan atau bisa menghubungi anggota dewan yang dekat dengan Adik-Adik," kata Yanto.

Penanggungjawab Penyelenggara KKN Mahasiswa Uninus, Sutisna, mengatakan jumlah mahasiswa yang mengikuti KKN di Kabupaten Bandung sebanyak 47 orang, tersebar di tiga kecamatan, yaitu Desa Cangkuangwetan, Cangkuangkulon, Kecamatan Dayeuhkolot, Desa Margahayu Selatan dan Margahayu Tengah, Kecamatan Margahayu, seeta Desa Nanjung dan Margaasih, Kecamatan Margaasih.

"Kami ucapkan terima kasih karena mahasiswa ini bisa belajar berdiaog dengan wakil rakyat. KKN diselengarakan di Kabupaten Bandung yang sebagian besar mereka berasal dari Kabupaten Bandung," katanya.

Menurut Sutisna, dari setiap kelompok menyampaikan berbagai hal yang diperoleh selama KKN. Karena saat melaksanakan KKN mereka ditugaskan melakukan presentasi terkait komunikasi dan dokumentasi pemerintahan desa. Termasuk kaitan pemilihan kepala desa serentak, sistem komunikasi yang diterapkan di desa, Musrenbang dan lainnya. "Ini merupakan kegiatan terakhir dalam rangkaian penyelenggaraan KKN. Mereka semester lima, apa yang telah ditemukan atau hasil observasi bisa menjadi kajian ilmiah. Mereka akan terus berlanjut melakukan kegiatan meski sudah selesai KKN, terus melakukan komunikasi, pendampingan, dan mengelola perpustakaan di desa-desa," ucap Sutisna.

(dw/er-Humas DPRD Kab. Bandung)

sumber: deddy-wn

Trending