img
SITUS RESMI DPRD KABUPATEN BANDUNG

Breaking News

WTP yang Didapat Pemkab Bandung Bukan Hanya Serimonial

Pemerintah Kabupaten Bandung baru saja meraih kembali opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk Tahun Anggaran (TA) 2018. Predikat WTP dari BPK atas Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) dan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) itu merupakan yang ke tiga kalinya diperoleh Pemkab Bandung sejak 2016.

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bandung,Yayat Hidayat, mengapresiasinya. Ia berharap ke depannnya harus terus dipertahankan.

Yayat mengaku tidak tahu mengenai penilaian BPK soal WTP yang diraih Pemkab Bandung murni tidaknya.

“Itu ‘kan urusan BPK. Saya tidak tahu hal itu, yang jelas WTP itu tidak hanya hasil kerja Pemkab, tetapi masyarakatnya juga terlibat, DPRD-nya bekerja sama,” ujarnya, kemarin.

Yayat berharap WTP yang diraih dari ke satu hingga yang ke tiga bukan sekadar seremonial, tetapi harus benar-benar sebagai bukti bahwa pembangunan yang telah dilakukan Pemkab Bandung itu sebagai wujud nyata yang dirasakan juga oleh masyarakat.

“Kita jangan puas setelah meraih WTP ke tiga kalinya, tetapi harus terus mempertahankan dan meningkatkan pembangunan, sehingga WTP bukan sesuatu yang sulit didapatkan,” tegas Yayat.

Yayat percaya apa yang dilakukan pemerintah dan DPRD untuk kemakmuran Kabupaten Bandung sudah semaksimal mungkin, namun tidak ada sesuatu yang sempurna. Begitupun dengan WTP. Meski meraih WTP, konon Pemkab Bandung mendapatkan masukan dari BPK RI supaya meningkatkan pengelolaan keuangan daerah agar akuntabilitasnya segera dioptimalkan.
Catatan lainnya, pengadaan barang dan jasa yang dicatatkan di modal dengan aset. Namun hal tersebut oleh pihak pemda sudah ditindaklanjuti.

Sebagai catatan, selain Kabupaten Bandung, opini WTP dari BPK RI Perwakilan Jawa Barat ikut juga diterima 4 kota dan 5 kabupaten lainnya. Di tingkat kota yang meraih WTP, yaitu Kota Depok, Cimahi, Bekasi, dan Kota Tasikmalaya. Sedangkan untuk tingkat kabupaten ada Bekasi, Sukabumi, Bogor, Indramayu, dan Karawang.**

(dw/er-Humas DPRD Kab. Bandung)

sumber: deddyra

Trending