img
SITUS RESMI DPRD KABUPATEN BANDUNG

Breaking News

DPRD Kab Bandung Dorong Pembangunan di Cipelah

dprd-kab-bandung-dorong-pembangunan-di-cipelah

DPRD Kab Bandung Dorong Pembangunan di Cipelah

Ketua DPRD Kab Bandung Sugianto

RANCABALI, Balebandung.com – Ketua DPRD Kabupaten Bandung Sugianto menyatakan pihaknya terus mendorong agar Pemkab Bandung menggencarkan pembangunan di wilayah Cipelah, Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung, yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Cianjur.

Selama ini, akibat jauh di pelosok dan berbatasan langsung dengan Cianjur, kawasan Cipelah Rancabali terkesan terabaikan pembangunannya oleh Pemkab Bandung. Sugianto sendiri mengaku kerap menerima aspirasi masyarakat Rancabali bila dirinya sedang hearing di lapangan maupun di Gedung DPRD Kab Bandung.

“Tapi sekarang sudah bagus pembangunannya. Karena kami juga dari legislatif terus mendorong Pemkab Bandung agar terus memperhatikan pembanguna infrastruktur, pendidikan, kesehatan maupun daya beli masyarakat di Rancabali khususnya di Cipelah ini. Dengan demikian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Rancabali ini bisa terdongkrak,” kata Sugianto kepada wartawan saat penanaman bibit pohon aren di kawasan Curug Tilu, Desa Cipelah, Kec Rancabali, Sabtu (8/2/20).

Dari segi infrastruktur, lanjut Sugih, kawasan Cipelah yang medan jalannya cukup berat sekarang sudah mulai landai. Di bidang perekonomian terus dikembangkan agar daya beli masyarakat Rancabali meningkat.

“Pengembangan budi daya pohon aren ini bisa jadi salah satu upaya untuk meningkatkan perekonomian masyarakat Rancabali,” sebut Sugih.

Demikian pula di bidang pendidikan sudah dibangun SMP, bahkan sudah berdiri SMK Negeri Rancabali yang jurusannya bidang pertanian dan perkebunan.

Kemudian di bidang kesehatan, fasilitas kesehatan pun sudah ditingkatkan.” Kami juga dorong agar Dinas Kesehatan terus proaktif dalam melayani kesehatan warga Cipelah dengan cara jemput bola ke rumah-rumah warga,” kata dia.

Jemput bola door to door dari Dinkes ini menurutnya terbukti efektif sebagai upaya preventif dari Dinkes. “Alhamdulillah dalam kurun waktu satu tahun terakhir pola preventif dari Dinkes ini terbukti efektif. Masyarakat pun tingkat retensi penyakitnya berkurang, warga pun nyaman dalam berkonsultasi tentang kesehatan,” urainya.

Ditanya soal belum adanya Puskesmas, Sugih mendorong kepada pemerintahan desa setempat untuk menyediakan lahan agar segera memilik puskesmas sendiri. “Minimal dibangun Unit Pelayanan Teknis (UPT) Puskesmas dulu, agar jangan sampai warga Cipelah ini kalau mau berobat malah datang ke wilayah Cianjur,” sarannya.

Trending