img
SITUS RESMI DPRD KABUPATEN BANDUNG

Breaking News

Golkar Dipastikan Tetap Pimpin DPRD Kab. Bandung

golkar-dipastikan-tetap-pimpin-dprd-kab-bandung

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bandung, Ir. H. Anang Susanto, Msi., berharap ramadan selain sebagai keutamaannya ibadah, tetapi juga bisa dijadikan alat kontrol diri masing-masing.
"Semoga setelah ramadan dan hari yang fitri ini melekat pada diri kita dan kejernihan berpikir juga melekat pada kita, pada diri ASN, serta mudah-mudahan sesuai penceramah tadi manfaat ramadan itu hari esok lebih baik daripada hari kemarin dan hari esok harus lebih baik daripada hari ini," kata Anang Susanto, usai acara halal bi halal yang digelar Pemerintah Kabupaten Bandung, di DOM Bale Rame Sabilulungan, Jalan Al Fath, Soreang, Senin (10/6).
Karena itu, ucap Anang Susanto, diharapkan moto itu bisa diterapkan dalam rangka agar Kabupaten Bandung lebih baik lagi. Visi Kabupaten Bandung; "maju, mandiri, dan berdaya” saing akan terwujud dengan nyata dan secepatnya.
Kaitan dirinya dipastikan akan melenggang ke DPRRI, Anang mangatakan dirinya merasa bukan orang hebat dan bukan orang pintar.

"Tapi paling tidak, saya sudah berusaha berbuat, selama kepemimpinan saya di DPRD dengan pihak Pemkab terjadi kerja sama yang sangat baik dan kondusif, tidak saling menjatuhkan hingga saat ini, sehingga program Kabupaten Bandung tercipta dengan meraih sejumlah penghargaan. Mudah-mudahan dewan yang akan datang bisa lebih baik daripada periode sebelumnya," ucap Anang.
Dewan baru yang akan duduk di DPRD Kabupaten Bandung pasca terpilihnya pada Pemilu 2019, menurut Anang belum bisa dibaca.
Ia mengatakan,  hasil pemungutan suara pada Pileg 2019 untuk DPRD Kabupaten Bandung, dewan lama atau patahana yang lolos mencapai sekira 25 orang dan muka baru mencapai 30 orang. Dari 25 calon patahana ada yang gugur dan sebagian berhasil masuk di DPRD Provinsi Jawa Barat serta DPRRI.
"Dewan lama yang masuk sekitar 25 orang dan yang baru 30 orang, karena itu warnanya belum bisa dibaca bila dilihat pada masa kepemimpinan sementara saya. Namun diharapkan seperti apa yang telah dilakukan dewan sebelumnya, kondusivitas bisa terjalin dan terbangun sehingga pembangunan di Kabupaten Bandung tidak terhambat dan akan berjalan sesuai harapan," harap Anang.
Mengenai sejauh mana peluang Partai Golkar untuk kembali memimpin DPRD Kabupaten Bandung, Anang menyatakan peluang Golkar masih sama, meski ada penurunun sedikit raihan kursi dari sebelumnya. Dari 12 orang anggota periode lalu, menjadi 11 orang yang masuk pada pileg tahun ini. 

Menurunya, kursi Golkar tersebut karena ada satu Daerah Pemilihan (DP), yaitu DP 2, tidak memenuhi target. 

"Tapi Golkar tetap masih yang terbanyak menempatkan jumlah kursi di DPRD Kabupaten Bandung, sehingga ketua dewan masih tetap dipegang Partai Golkar," jelas Anang

(dw/er-Humas DPRD Kab. Bandung)

Sumber: wibawanews (Deddy)

Trending